Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tehnik Closing; Mau Tanya Suami dulu

Tehnik Closing; Mau Tanya Suami dulu. Tips melayani mereka agar bisa tetapa closing.

Artikel ini adalah tulisan langsung dari Dosen Jualan, saripati pengalamannya untuk tehnik closing yang sudah dijalankan bertahun-tahun. Uniknya, Dosen Jualan membuatnya dalam dua buah versi. Versi bercanda ala Dosen Jualan dan tentu saja ada versi seriusnya. Yuk disimak!

A. VERSI BERCANDA

Pak Dosen, beberapa cabuy saya bilang gini, "tunggu ya sis saya tanya suami dulu" Kalo sudah kayak gini Pak Dosen, mentok deh saya..
Ada solusi gak Pak?

Itu ma gampang mbak...
Bilang sama ibunya,

"Baik Bunda, bagikan ke saya nomor HP suami ibu. Saya jamin 99% pasti dibolehkan, bahkan dibayarin..., itung-itung kita kerjasama saling menguntungkan bun...

Akha....

Ide cerdas Pak Dosen...

B. VERSI SERIUS

Pernah donk Anda para pelaku olshop ketemu alasan klise  seperti ini. Kalo ketemu yang calon buyer (cabuy) seperti ini percayalah potensi closingnya tipis, paling sisa 20% saja, 80%-nya hanya alibi agar terkesan elegan untuk tidak jadi beli produk Anda.

Jika produk Anda masih dibawah harga 300rb, lalu produknya adalah kebutuhan perempuan. Hemm... percayalah jarang istri yang nanya suami untuk belanja seperti ini.

Kecuali jika itu produk asesoris untuk mempercantik rumah, pernak pernik otomotif, alat pertukangan, peralatan atau bahan untuk perbaikan rumah. Juga produk tehnologi seperti komputer, laptop hingga Smart Phone serta produk pembelajaran anak. Bisa dipastikan mereka memang akan tanya suaminya.

Jika produk itu yang ingin mereka beli, dan menyatakan masih nunggu persetujuan suami. Maka lakukanlah 2 pendekatan ini :

1. Pastikan apakah cabuy ada masalah dengan harga dari produk Anda. Pelajari skrip ini :


Anda : ok Bunda, jadi tambah kagum saya sama Bunda... selalu mendahulukan Ridho Suami. Betul sih Bunda, memang sebaiknya tanya suami dulu, minta restunya.  

Cabuy : Iya Mbak, saya gak berani ambil keputusan, harus dapat Ridho suami dulu.

Anda : Betul Bun, Ridho suami kan Ridho Allah SWT yah... oh ya bun untuk masalah harga apakah ada lagi yang mau didiskusikan dengan saya.

Jika calob buyer Anda nampaknya bermasalah di harga, maka siapkanlah penawaran menarik Anda. Iming-imingi dengan free ongkir, bonus produk atau flash sale singkat.

2. Bantu cabuy Anda untuk menjelaskan produk Anda ke suaminya.

Berbicara produk asesoris untuk mempercantik rumah, pernak pernik otomotif, alat pertukangan, peralatan atau bahan untuk perbaikan rumah, produk tehnologi seperti komputer, laptop hingga Smart Phone serta produk pembelajaran anak. Memang, cenderung istri memang kurang paham. Biasanya suamilah yang lebih paham dengan detail. Untuk itu, maka bantulah cabuy Anda.

Minta ijinlah agar Anda boleh memberikan penjelasan langsung ke suaminya. Tentu Anda butuh minta dulu nomor Telpon atau WA suaminya. Jika perlu dan memang memungkinkan, secara sopan mintalah akun sosmed suaminya, Instagram atau LinkedIn-nya, dengan modal ini Anda bisa sedikit memahami karakter suaminya. Memudahkan Anda untuk memberikan penjelasan detail produk Anda.

Dapatkan ide segar lainnnya ala Dosen Jualan di Chanel Telegram https://t.me/teledosenjualan

Posting Komentar untuk "Tehnik Closing; Mau Tanya Suami dulu"