Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

22 Point, Catatan Kecil dari Dosen Jualan tentang Instagram Marketing

22 Point, Catatan Kecil dari Dosen Jualan tentang Instagram Marketing. 2 tahun terakhir ini, saya totalitas ngurusin konten Instagram saya. Berjuang dengan sepenuh hati, menentukan konten dengan niche khusus. Sederhana saja, ini adalah akun Instagram, yah sudah saya alokasikan 80% konten saya akan bahas tentang Instagram. Setidaknya itu akan konsisten hingga akhir september ini. Awal Oktober akan kami lakukan sedikit perubahan. Selama 2 tahun itu, saya berhasil naikkan follower saya secara organik dari 10K menjadi 102K. Hari ini, ijinkan saya bagikan resume sederhana saya tentang proses itu, semua untuk Anda.



Selama 2 tahun itu, saya berhasil naikkan follower saya secara organik dari 10K menjadi 102K. Hari ini, ijinkan saya bagikan resume sederhana saya tentang proses itu, semua untuk Anda.
1. Punya Strategi itu penting, tapi bukan segalanya. Selain menentukan niche tema kontennya, saya tidak merancang strategi apapun, saya belajar sambil melakukan, belajar sambil tetap posting tiap hari.

2. Konten yang baik atau konten yang winning itu penting. Tapi, percuma itu semua, jika circle follower & following bukan orang yang butuh itu.

3. Rapikan tampilan Anda dengan optimal. Lihatlah foto profil, user name, full name, bio, CTA, link web, story, sorotan, panduan, single post, carousel hingga reels Anda. Itulah senjata mengubah pengunjung profil Anda menjadi pengikut sekaligus pelanggan konten berbayar Anda.

4. Anda perlu menjalin pertemanan dan membangun koneksi untuk tumbuh lebih cepat. Rawat audiens Anda yang ada saat ini, percayalah mereka akan membawa lebih banyak pengikut lagi buat Anda.

5. Hastag tidak lagi powerfull, dia hanya bisa nyumbang (rerata) 7-12% untuk interaksi kontenmu, jadi jangan salahkan hashtag jika pertumbuhan Anda stagnan. Gunakan hastag untuk membantu mesin Instagram untuk mengkategorikan postingan Anda. Insya Allah itu bagus buat kontenmu

6. Give and Take. Give dulu, Take Kemudian. Semakin banyak Anda memberi, semakin banyak yang Anda akan terrima. Bantu orang-orang dengan konten Anda, bantu followers-mu di komentar dan DM. Dengan demikian, mereka akan membalasnya dengan menyukai, berkomentar, berbagi & menyimpan konten Anda, hingga pada akhirnya membeli produk/layanan Anda.

7. Jangan sembunyikan pegetahuan Anda. Bagikan saja rahasia dan proses Anda secara gratis di konten Anda. Berbagi pengetahuan seperti ini akan menarik lebih banyak orang. Manfaat yang Anda dapatkan sungguh tidak pernah Anda bayangkan sebelumnya. Meski, mungkin itu butuh waktu yang jauh dari saat ini.

8. Copas konten orang lain mungkin memberi Anda hasil yang cepat, tetapi itu tidak akan bertahan dalam jangka panjang. Tidak masalah Anda copas konten orang lain, tapi lakukanlah ATM (Amati, Tiru, Modifikasi), sambil jalan temukanlah jati diri Anda sendiri.

9. Jika Anda tidak memiliki pengalaman dengan konten Anda sendiri. Baiknya, bekerjalah untuk membuatkan konten bagi orang lain, mungkin itu gratis atau murah meriah. Dari sini Anda mendapatkan pengalaman, paham pola dan alurnya, dan pastikan Anda menemukan jati diri konten Anda sendiri dalam perjalanan itu.

10. Jangan menutup diri. Jika Anda membutuhkan bantuan, maka hubungi orang lain, atau bertanya sajalah di forum khusus atau bahkan di Story atau postingan IG-mu. Jikapun tidak ada yang mau membantu, abaikan saja! Toh, Anda tidak dirugikan apapun, kan?

11. Jangan membatasi diri, lebih tua atau lebih senior bukan berarti Andalah orang yang paling tau tentang Instagram. Bahkan pemilik dan CEO Instagram, tidak menggunakan semua fitur instagram 100%.

12. Bersikaplah rendah hati, bersyukurlah, dan tunjukkan rasa syukur. Gak usah bandingkan-bandingkan akun Anda dengan para pesohor, para seleberitis. Ingat akun Anda adalah akun bisnis. Bukan akun entertaiment, bukan akun gosip, bukan akun asal cari viral, bukan juga akun buzzer politik, bukan juga akun artis. Akun Anda adalah akun Bisnis, jadi wajar jika interaksinya naik turun.

13. Cobalah untuk melakukan sesuatu! Keluarlah dari zona nyaman Anda. Tahukah Anda, saat ini saya jadi rajin membaca literatur tentang Instagram, yang saban hari bisa 20-an artikel tentang Instagram yang mampir di email bisnis saya.

14. Hanya Anda yang berpikir konten Anda jelek, dulu saya juga seperti itu. Namun ketika saya konsisten dengan niche konten saya, Alhamdulillah followers saya jadi ramah dan mereka memberikan respon positif.

15. Jika Anda merasa tidak nyaman konten Anda. Ngopilah sejenak dengan Kopi Toraja. Kadang kita butuh "sedikit nakal", "sengaja salah", "sengaja bermain tepi jurang" demi viralitas konten dan eksposur akun Instagram Anda.

16. Jangan takut untuk bereksperimen dengan konten Anda. Anda tidak akan menemukan winning konten, jika Anda tidak melakukan eksprimen apapun. Pasti ada konten yang jelek banget interaksi dan impresinya, jangan hapus itu, biarkan saja. Percayalah!

17. Catat semua pertanyaan yang masuk ke DM Instagram Anda. Ingat! itu adalah ide konten yang real terupadate. Saya melakukan itu 2 kali dalam sepekan.

18. Jangan dengarkan pendapat semua orang. Biasanya mimpi kita justru dicuri oleh orang-orang di dekat kita sendiri. Dengarkan saja orang yang terbukti telah melakukan apa yang ingin Anda lakukan. Jangan lupa, dengarkan orang yang Anda percaya saja, karena ia yang paham latar belakang dan kondisimu saat ini.

19. Jangan percaya sepenuhnya dengan apa yang saya tulis ini. Catat saja yang kiranya relevan dengan kebutuhan Anda saat ini. Percayanya nanti saja, setelah Anda mempraktekkan apa yang saya uraikan disini.

20. Butuh waktu untuk mendapatkan hasil. Memang ada juga yang telah mendapatkan hasil yang justru lebih cepat dibanding Anda. Tapi percayalah, Tuhan punya skenario terbaik
buat Anda. Jalanin saja secara konsisten, tuma'ninah, istiqomah dan qonaah.

21. Rehatlah sejenak, jika memang Anda sudah kewalahan. Setelah itu buka dan baca kembali catatan saya ini.

22. Bantu bagikan catatan sederhana ini. Tidak usah tanyakan alasannya!
Itu saja dulu, semoga ada satu saja dari pelajaran diatas yang bermakna bagi Anda dalam ngurusin instagram Anda. Semoga Anda terbantu. Jika iya, sebarkan ke orang lain agar mereka juga mendapat manfaatnya.

Jika Ada pertanyaan dari Anda, silahkan kirim DM di IG saya @dosenjualan dan @suryadinlaoddang

1 komentar untuk "22 Point, Catatan Kecil dari Dosen Jualan tentang Instagram Marketing"